Rabu, 14 September 2011

sunday night: galau

this post is about my last sunday night. i was, as any other nights, in my room, doing absolutely nothing but rolling lazily on my bed, when my mom called and asked me to tidy my room up.

this was my condition --> it was sunday night, about 7 pm. the next day would be monday, where my lectures start at 2 pm. i've done all the homeworks for monday and also for the whole week.

i really deserved some idle time. but yeah, anything for you mom.

i was just about to start cleaning my desk when suddenly that feeling came to mind --> galau (yes i failed to find a perfect word in english to describe this word -_-). galau about what? about what i'm gonna do after my graduation.

at first my galauness was only about two simple options: will i work or continue my study for master degree? for that question i texted and chatted several seniors of mine. i didn't ask them about which is better for me in their opinion, but i asked about what THEY will do with themselves. so for the next several hours i ended up laying on my bed, stay tuned with my cells (yeah cells, i have 2, 1 for social networking and browsing, 1 for handling most essential cellphone functions), reading texts and IMs from them.

i found out later that my question about those two options was not an essential one. having been chatted with my seniors, something else came to my mind. the thing that i must ask to myself is: what's your real passion in your life?

passion. one of the most popular words when you're being osjur-ed. the word that every senior emphasized, the thing we all should have and believe in. it's always been only a word for me, but there is a time when i should raise its level from 'only a word' to 'something i can't live without'. the time is about, now.

many of us can't find their real passion till the end of their lives, let other people determine standards of their success and happiness. many of us found their passion, but still, people's standards of success and happiness limit them.

so the second question is: how brave are you? how brave you are to stand for your passion, to prove to the world that this is you and this is what you were born to.

that question ends my galau session. change my state from 'galau condition' to 'very galau condition'. haha. it gave me something new to contemplate, anyway. trust me guys, the 'work-or-continue-study' thing is just easy. pick one, and say: bismillah, everything will be alright. but the 'passion' thing, no it's not that easy.

i myself think that i've got it, my passion, i knew it so long time ago. but there's still the second question. well i haven't been brave enough. *sigh

have you, guys?

#bersih2kamarakhirnyatinggalwacana

Minggu, 11 September 2011

welcome!

yeaa, welcome to our 4th year here, fellas. feels like my first day at ITB was only yesterday. 3 years turn out to be not long, moreover this one last year. yes, one last. i'm planning to graduate normally like any other diligent_nice_cari-aman_non-activist_no-lover student (no, i'm not curhat-ing. hm. OK i am, a bit). 

so, i'm gonna live my life here a lil more effectively, do things i've always wanna do but i haven't, such as watching any movie at LFM, watching performances of UKM and ISO, and so on. i'm gonna enjoy every single day on this year, cause today next year i'll be, maybe, somewhere out there, working, earning my first rupiahs (or maybe dollars #ngarep), or maybe i'll be abroad, studying for master degree, who knows.

when that time comes, i'll be really miss this campus. along with everything and everyone related to it. 

alrite let's stop being melancholy. haha. anyway i'll try to write on this blog in english from now on. one said to me that writing in english can train my brain to think fast in english. it'll be useful especially if i haven't be able to speak english very well because it's still take several time to arrange a sentence in english while i already have lots to say in indonesian. it make me helpless. so, yeah i need training.

well, enjoy my newbie english. i'm not gonna change the name "ce.ri.ta" with "sto.ry" anyway :p

Senin, 29 Agustus 2011

(pas bikinnya sedang terlampau galau sampe lupa ngasi judul)

sudah hampir di penghujung ramadhan. 

ibadah sebulan ini pastinya ngga sempurna. tahan laper udah. tahan haus udah. tapi tahan yang lainlain itu yang masih belum. teraweh masih bolong. tilawah belum sampe khatam. 
tidak mengelak juga kalau ramadhan kali ini agak sedikit lebih tidak fokus daripada ramadhan-ramadhan yang lalu. dengan alasan yang sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan.

entah ini ramadhan terakhir saya atau bukan, ridhoi segala amalan saya, Rabb.
jadikan sebulan ini awalan yang baik buat saya menjalani bulan-bulan berikutnya dengan lebih ikhlas.

aamiin. :)

Senin, 27 Juni 2011

ngojay jay jay

..salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasul adalah berenang..
berarti saya udah melaksanakan salah satu anjuran Rasul ya, hehe. saya suka berenang, walau cuman pake gaya yang itu2 aja. kalo ngga gaya bebas ya gaya dada. saya suka berenang karena:
  • asik, main air, anak kecil mana sih yang ngga suka main air (kesimpulan: saya masih anak kecil)
  • olahraga individualis, ngga perlu melibatkan oranglain
  • santai, ngga bkin ngos2an
ntar kalo nemu alesan lain lagi ditambahin deh. yaa, jadi gitu. mungkin saya jadi suka karena dari kecil udah dibiasain. yang masih bisa saya inget sih.. jaman saya masih umur 3 tahunan gitu dah dibawa ke kolam renang, diajak main air. saya inget pernah kelelep juga waktu itu.

the art market

lagi asik ngenet, nemu logo pasar seni di salah satu galeri foto yang saya hinggapi. wih. udah kapan itu ya pasar seni. event gede (kalo di-inggris-in udah bukan big event tapi huge event kali ya) nya itb. dimana katanya bakal ada buanyak stand yang menjual barang2 seni dari berbagai pelosok negeri. saya juga excited, nunggu2 event ini. memang sudah kodrat saya untuk gentayangan di setiap acara2 gede itb, keliling stand2, liat2, beli2  barang (jarang banget kalo ini), makan2 (pasti), foto2 (fotoin orang seringnya), dan sebagainya. dan pasarseni tidak boleh dilewatkan.


waktu D-day pasar seni, udah janjian sama temen dari (agak) pagi buat keliling2 bareng. menyusuri area depan itb a.k.a jalan ganesa, masih excited liat garapan2 anak SR yang digelar sepanjang jalan, macem2, mulai dari mobil bekas yang dicat warna-warni, sampe karya2 seni rada abstrak yang berisi sindiran tentang banyak hal di negara tercinta. masih sempat foto2 walau di tengah lalu lalang orang.


belum puas foto2, tapi udah mulai panas jadi foto2nya ngga bagus karena mataharinya terang teuing, akhirnya kami masuk ke kampus, 'pasar' yang sebenarnya.

Sabtu, 25 Juni 2011

cah ndeso sobo sushi tei

tadi siang untuk pertama kalinya saya makan di sushi tei. tempat makan sushi yang kata temen2 paling top di bandung (baik dalam hal rasa maupun harga). menurut adek #1 saya yang masih SMA, yang kebetulan sudah pernah beberapa kali kesitu, sekali makan seorang rata2 perlu merogoh kocek hingga sekitar seratus ribu rupiah. haiyyyaaa.. anak SMA jaman sekarang jajan nya udah berani di tempat makan yang begitu. saya jaman SMA dulu jajan paling mahal palingan buat makan di waroeng steak sama temen2. betapa teknologi telah berkembang pesat ya. *ngga ada hubungannya

balik lagi. jadi saya ke sushi tei bareng bapak dan dua adek saya. sushi tei nya yang di pojokan jalan sumatra sebrangnya pizza hut regent (emangnya ada gerai sushi tei dimana lagi ya di bandung? awak pun tak tahu sih sebenarnya). begitu kami masuk, langsung disambut dengan sesuatu yg kedengarannya seperti "moshi-moshi" dan sesuatu lainnya yang sepertinya artinya "selamat datang" dalam bahasa jepang, diucapkan dengan serempak oleh mas2 dan mbak2 pelayan yang kece2.

sampai di tempat duduk, langsung deh ngubek2 buku menu liat2 makanan. sambil celingukan juga liatin meja sushi yang berjalan muterin bagian tengah ruangan, membawa macem2 jenis sushi dengan harga yang berbeda tergantung warna piringnya. laper mata, sodara2. akhirnya pesanan kami hari itu:

Selasa, 21 Juni 2011

ketika sedang tidak kape

sore ini saya didaulat ibuk untuk masak makan malam. menunya: nasi putih, udang goreng tepung, sayur asem. plus teh panas buat ibuk dan bapak.

cara membuat nasi putih:
ambil wadah nasi dari dalem reskuker, isi dengan beras sebanyak 3 gelas takar. cuci berasnya dulu, buang air bekas cuciannya. isi wadah nasi dengan air sampai batas takaran angka 3 biar sesuai ama takaran berasnya. masukin lagi ke reskuker, nyalain reskuker. pastiin mode reskuker dalam mode masak nasi, bukan mode ngangetin nasi. biarin aja sampe mateng.

cara membuat sayur asem:
ambil satu buah tomat, tujuh kacang panjang, setengah buah labu siam, satu buah jagung, satu daun salam, sebungkus bumbu racik indofood yang buat sayur asem. kupas labu siamnya, trus cuci semua sayuran yang tadi disebutin.