Jumat, 07 Maret 2014

Cantik

Orang bilang di Korea itu penampilan fisik sangat diprioritaskan. Well it's true. Di satu sisi itu baik. Sejauh mata memandang, people dress up very nicely, enak dipandang, dan seterusnya. Tapi tidak sedikit yang menurut saya kebablasan. I'm sure you know what I mean: plastic surgery.
 
Operasi plastik a.k.a oplas di Korea itu laris bak kacang goreng. Dimana-mana terpampang iklan oplas. Entah itu di brosur atau selebaran, di poster dan baligo, bahkan sampai billboard pun ada. Ini sebenarnya hasil dari silogisme sederhana: Di Korea, cantik itu penting. Operasi plastik bisa bikin cantik. Karena itu, orang Korea gemar melakukan operasi plastik.
 
Salah ngga sih oplas? Well. Buat saya salah. I think God had made every single one of us in the prettiest form possible. Jangan lupa Dia juga maha kreatif, karenanya kita nggak seragam, beda-beda warna kulit, warna rambut, bentuk mata, hidung, mulut, dan sebagainya. Buat saya sih oplas itu salah satu bentuk tidak bersyukur, sekaligus meragukan Tuhan. Seakan-akan bilang gini "Woi Tuhan, kok lo nyiptain gue ga cantik gini sih? Yang cantik itu begini, begini, dan begini loh. Tapi ga masalah. Gue bisa kok jadi cantik. Kan ada oplas!"
 
Tapi ya karena motto saya 'lakum dinukum waliyadin', whatever you think is good for you then just do it, I won't give a damn.
 
Mungkin orang mikir, wah kalo ke Korea kan isinya orang ganteng-ganteng sama cantik-cantik doang, bisa minder parah dong di sana ntar, kebanting! Seriously doesn't happen to me. Funny thing is, I feel like winning in some particular way. Kok bisa? Seperti yang kita ketahui, orang sini ini naturally bermata sipit dan kebanyakan tanpa kelopak mata. Cewek-cewek terutama, setiap pagi dandan dulu pasang make-up pokoknya biar matanya keliatan lebih gede. Salah satu definisi cantik menurut mereka ternyata punya mata gede. Yang lebih all out ya yang tadi itu, oplas biar permanently punya mata gede dan kelopak mata. Mereka kudu keluar effort segitunya demi urusan mata, while all I need to do is just simply open my eyes and there they are! The so-called drop-dead-beautiful big eyes!
 
Lo menang di mata Ul, tapi mereka kan menang di kulit putih mulus sama bodi langsing SNSD genetically? Lah ya ga masalah. Kan saya bilang juga apa tadi, God had made every single one of us in the prettiest form possible. I just said I feel like winning in some way, there is no real winner or loser at all. My point is, adjektif 'cantik' itu sejatinya tidak bisa dibandingkan. Tidak seperti 'besar', 'kecil', 'tinggi', dan 'lebar'.  'Lebih besar', 'lebih kecil', 'lebih tinggi', dan 'lebih lebar' itu sih mutlak. Definisi yang seperti apa yang 'lebih cantik' itu cuma bualan media. Jadi, usaha yang kebablasan demi mengejar titel 'lebih cantik daripada orang lain' itu pointless.  
 
Just look at yourself on the mirror every morning and say to yourself: you're pretty. That's a good way to start the day, and to thank God for what He's given to you.
 
;)
 

1 komentar:

Anonim mengatakan...

mata gue gede, kulit gue putih, badan gue kayak jam pasir :p